ChinaMarket Hapus Risiko Impor Barang untuk Sektor Infrastruktur di Indonesia Melalui Model “Verified Sourcing” yang Baru

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINYI, Tiongkok, 10 Maret 2026 /PRNewswire/ — ChinaMarket, platform pengadaan barang untuk segmen B2B dari Linyi Mall, mengumumkan, "Verified Sourcing Management System" sukses diterapkan dalam sebuah proyek pengadaan infrastruktur besar untuk pasar Indonesia. Sistem ini dirancang untuk mengurangi berbagai risiko yang telah lama ditemui di sektor perdagangan internasional dengan menyediakan audit produksi langsung di lokasi secara seketika (real-time) bagi pihak pembeli global.

jwplayer.key=”3Fznr2BGJZtpwZmA+81lm048ks6+0NjLXyDdsO2YkfE=”

 

How Indonesian Buyers Verify Factories in China jwplayer(‘myplayer1’).setup({file: ‘https://mma.prnasia.com/media2/2928993/1.mp4’, image: ‘https://mma.prnasia.com/media2/2928993/1.mp4?p=medium’, autostart:’false’, stretching : ‘uniform’, width: ‘512’, height: ‘288’});

Pada Februari 2026, Jemmy menempuh perjalanan sejauh 4.000 km ke Shandong, Tiongkok, dan membuktikan bahwa laporan audit digital dari ChinaMarket telah 100% sesuai dengan kondisi pabrik yang sebenarnya. Dengan demikian, verifikasi ini memberikan kepercayaan bagi pihak pembeli di Indonesia untuk melakukan pengadaan barang secara jarak jauh. Dalam menghadapi tantangan pengadaan rumah prefabrikasi dengan standar tinggi, Jemmy memanfaatkan platform ChinaMarket untuk melakukan audit langsung secara menyeluruh terhadap klaster manufaktur di Weifang.

"Keberhasilan pengiriman barang untuk proyek infrastruktur di pasar Indonesia ini menandai pergeseran penting dari model B2B e-commerce konvensional menuju Verified Sourcing 2.0," ujar Zhao Zijie, General Manager, ChinaMarket – Indonesia National Pavilion.

"Kami tak hanya menghubungkan pihak pembeli dan penjual. Kami juga membangun ekosistem transparan yang berbasis pada kepercayaan. Dengan memanfaatkan klaster industri di Shandong serta tim layanan lokal kami di Jakarta, ChinaMarket mengubah pengalaman ‘Made in China’, beralih dari sekadar proses pencarian produk menjadi sistem penyediaan barang yang sepenuhnya terkelola dengan baik dan bebas risiko. Kami tidak sekadar menjual produk, melainkan juga memberikan kepastian dalam rantai pasok," tambahnya.

Sistem ChinaMarket mengintegrasikan mekanisme penjajakan pihak pemasok (supplier matching) yang berbasiskan AI dengan layanan perdagangan luring (offline). Hal tersebut memastikan setiap pengiriman barang, termasuk kontainer pertama yang berisi unit rumah prefabrikasi yang dikirim ke Indonesia setelah inspeksi oleh Jemmy, memenuhi standar kualitas dan pengiriman yang ketat. Berbeda dari platform biasa, ChinaMarket juga memiliki fasilitas fisik seluas 1.400 meter persegi di Surabaya, Indonesia, yang berfungsi sebagai penghubung lokal untuk penyelesaian sengketa dan jaminan kualitas.

Tentang ChinaMarket: ChinaMarket adalah platform B2B resmi dari Linyi Mall yang didukung oleh 136 pasar grosir di Provinsi Shandong. Platform ini menyediakan solusi rantai pasok menyeluruh bagi pihak pembeli global, termasuk verifikasi pabrik, kontrol kualitas (QC), serta layanan logistik.

Untuk membangun rantai pasok yang transparan dan berkelanjutan, Anda dapat menghubungi kami:
www.prefabhouse.chinamarket.cn

Berita Terkait

Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India
Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026
Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?
EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia
Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi
Deteksi hingga Tangani Keluhan Lebih Cepat, RedDoorz Andalkan AI Demi Kenyamanan Tamu
GEEKOM Pamerkan Teknologi Komputasi AI Lokal, Mini PC Berperforma Tinggi, dan Laptop Ultratipis di INDOCOMTECH 2026
Indeks elektrifikasi baru menunjukkan Tiongkok memimpin, sementara AS berisiko kehilangan momentum dan pelaksanaan elektrifikasi di Eropa tertinggal dari kebijakannya

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi

Berita Terbaru