Gempa Poso Magnitudo 6,0: Satu Korban Jiwa dan Puluhan Rumah Rusak

Gempa bumi M 6,0 mengguncang Poso, menewaskan satu jemaat, puluhan rumah rusak, dan pemerintah segera merespons cepat dengan bantuan serta mitigasi bencana.

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu orang meninggal dunia akibat gempa bumi M6.0 yang mengguncang wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. (Dok. Bnpb.go.id)

Satu orang meninggal dunia akibat gempa bumi M6.0 yang mengguncang wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. (Dok. Bnpb.go.id)

TIDAK ada yang menduga bahwa ibadah Minggu (17/8/2025) pagi di sebuah gereja kecil di pesisir Poso akan berubah menjadi momen paling mencekam dalam hidup jemaatnya.

Bumi menggeliat dengan kekuatan magnitudo 6,0 dan menjatuhkan puing-puing kayu serta batako ke atas kepala orang-orang yang sedang berdoa dengan khusyuk.

Poso di Tengah Lintasan Patahan Sejarah dan Kerapuhan Alam Bumi Sulawesi

Kabupaten Poso, yang terletak di jantung Sulawesi Tengah, berdiri di atas tanah yang rapuh oleh jaringan patahan aktif yang membelah pulau ini dari utara ke selatan.

Sejarah mencatat bahwa Sulawesi bukanlah tanah yang tenang, karena lempeng tektonik di bawahnya terus bertemu, bergesekan, dan sesekali melepaskan energi yang mematikan.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan M 6,0 pada Minggu (17/8/2025) pukul 10.42 WITA terjadi di daratan dengan kedalaman 10 kilometer, sehingga efeknya terasa lebih kuat di permukaan.

Getaran tidak hanya membuat warga panik, tetapi juga menghancurkan bangunan yang sedang dibangun, termasuk Gereja Elim Masani di Kecamatan Poso Pesisir, tempat seorang jemaat akhirnya meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan.

Suara Tangis dari Gereja Elim Masani dan Duka yang Menggetarkan Pesisir Poso

Di dalam bangunan yang belum rampung, suasana ibadah berubah menjadi kepanikan, ketika material bangunan berjatuhan menimpa puluhan jemaat yang tengah bernyanyi dan berdoa.

Seorang korban meninggal dunia setelah sempat kritis akibat luka parah yang diderita, sementara sejumlah jemaat lainnya menderita luka akibat hantaman kayu dan batako.

“Gempa itu seperti datang tanpa peringatan, hanya beberapa detik dan dinding gereja ambruk,” kata seorang jemaat yang selamat, dikutip dari laporan BNPB.

Selain korban jiwa, laporan awal mencatat sedikitnya 12 rumah rusak berat dan 33 rumah lainnya rusak ringan, memperlihatkan betapa rapuhnya infrastruktur di wilayah rawan gempa.

Dari Rapat Darurat ke Lapangan: Negara Bergerak di Tengah Kepanikan Warga

Menanggapi bencana ini, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto segera menginstruksikan rapat koordinasi darurat yang berlangsung pada Minggu malam melalui ruang komunikasi digital.

Rapat tersebut dipimpin Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan dan dihadiri oleh Bupati Poso, BPBD Provinsi, BPBD Kabupaten, hingga jajaran forkopimda.

“Kami memastikan respon cepat dilakukan, termasuk mengirimkan bantuan logistik dan Tim Reaksi Cepat ke lokasi sejak Senin dini hari,” ujar Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Bantuan yang dikirimkan mencakup makanan siap saji, tenda pengungsi, tenda keluarga, hygiene kit, selimut, dan matras, sebagai langkah awal untuk menopang kebutuhan mendesak warga terdampak.

Membaca Peta Bencana Poso: Dari Mitigasi Gempa Hingga Pelajaran dari Reruntuhan

Poso tidak sendiri dalam menghadapi ancaman gempa bumi, karena wilayah Sulawesi dan sekitarnya merupakan bagian dari Ring of Fire yang terkenal rawan guncangan.

Ahli geologi menyebut bahwa gempa dangkal seperti yang terjadi di Poso lebih berbahaya karena energinya langsung dilepaskan di dekat permukaan tanah.

BMKG menegaskan bahwa gempa Poso kali ini tidak berpotensi tsunami, namun risiko longsor di daerah perbukitan tetap ada dan harus diwaspadai oleh masyarakat.

Dalam konteks kebencanaan, setiap bangunan rumah ibadah, sekolah, dan fasilitas umum semestinya mengikuti standar konstruksi tahan gempa agar tragedi serupa tidak terulang.

Dari Duka ke Harapan: Membaca Masa Depan Poso di Tengah Likuifaksi dan Getaran Bumi

Gempa bumi Poso menyisakan luka mendalam, bukan hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi komunitas yang harus membangun kembali rasa aman di tanah yang terus berguncang.

Sejarah panjang bencana di Sulawesi, termasuk gempa dan tsunami Palu 2018, mengajarkan bahwa kesiapsiagaan adalah kunci untuk meminimalisir korban jiwa di masa depan.

“Masyarakat harus memahami peta risiko bencana, membangun rumah tahan gempa, dan ikut serta dalam latihan evakuasi berkala,” ungkap Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.

Dari puing-puing gereja yang runtuh, ada pesan yang lebih besar: bencana bukan hanya soal kehilangan, tetapi juga tentang kebersamaan dan kekuatan untuk bangkit.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

19 Bencana Melanda: Erupsi Lewotobi, Banjir, dan Karhutla di Tengah Anomali Cuaca
Korupsi di Bank BUMN Masih Merajalela, Vonis Ringan Picu Amarah Rakyat

Berita Terkait

Senin, 18 Agustus 2025 - 09:56 WIB

Gempa Poso Magnitudo 6,0: Satu Korban Jiwa dan Puluhan Rumah Rusak

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:09 WIB

19 Bencana Melanda: Erupsi Lewotobi, Banjir, dan Karhutla di Tengah Anomali Cuaca

Senin, 7 Juli 2025 - 08:05 WIB

Korupsi di Bank BUMN Masih Merajalela, Vonis Ringan Picu Amarah Rakyat

Berita Terbaru